0 Comments

Sebuah kabar yang cukup menggemparkan terjadi di Malaysia karena sebanayak Warga Negara Indonesia atau WNI telah terkena kasus yang cukup serius karena mereka telah melanggar izin tinggal di negara Malaysia, karena tidak sesuai dengan izin yang telah mereka buat efeknya mereka terdeportasi dari negara tersebut, kabar tersebut cukup pelik bagi masyarakat Indonesia sendiri bukannya hanya satu atau dua orang saja, melainkan sebanyak 68 orang yang terkena kasus tersebut.

Seperti yang telah di tayangkan pada berita televis yang disiarkan pada berbagai media yang meliput berita tersebut telah di paparkan pada tanggal 24 Januari 2020 lalu, banyak warga Indonesia yang terjerat dalam kasus tersebut dan saat ini pun mereka telah di tampung di kantor Dinas sisial Provinsi Kalimantan Barat.

Dan yang lebih mngejutkan lagi mereka terbagi dalam Pria dan Wanita, dimana masing-masing terdiri dari 49 Pria dan 19 Wanita pekerja Imigran yang mereka berasala dari berbagai provinsi di Indonesia.

Alasan kenapa mereka dipulangkan dari Negeri Jiran Malaysia  dikarena kan berbagai macam hal, dimana seperti tidak memiliki paspor data diri, izin tinggal  dalam sebuah negara atau data permit, dan visa yang sudah kedaluarsa telah lewat lama. Dengan berbagai lasan tersebut pihak negara Jiran Malaysia sendiri memutuskan memilih untuk memulangkan WNI yang telah melanggar perundang-undangan mereka tersebut, sehingga tidak ada alasan apapun untuk mereka bisa bertahan di negara Jiran ataupun Malaysia.

Dari pihak Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia tau yang sering kitra sebut (BP3TKI) pada tahun ini telah mencatat, pada bulan Januari 2020 saja, sudah ada 214 TKI/ Tenaga Kerja Indonesia  yang telah dideportasi dari Malaysia tau Jiran melalui jalur pos lintan batas Entikong. Karena memang mereka lebih ketat lagi dalam pemeriksaan guna menjaga keamanan dan kenyamanan negara mereka tentunya.

Untuk saat ini mereka masih di penampungan dan di data untuk tiap masing-masing WNI yang telah di pulangkan secara paksa tersebut, dan akan di kembalikan ke daerah mereka masing-marsing sesuai data yang telah tertera tentunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *