Deretan Pelatih Sepakbola Yang Dulunya Merupakan Pemain Hebat

Biasanya pelatih dulunya merupakan mantan pemain sepakbola profesional, lebih unggul dalam segi pendekatan untuk pemai karena mereka dulu pernah berada pada posisi tersebut.

Deretan Pelatih Sepakbola Yang Dulunya Merupakan Pemain Hebat
Deretan Pelatih Sepakbola Yang Dulunya Merupakan Pemain Hebat

Berikut ini deretan pelatih sepakbola pada masanya menjadi pemain
hebat.

1. Antonio Conte
Antonio Conte memiliki jiwa kepemimpinan tinggi pada masanya. Mantan kapten Juventus juga terkenal dengan tekel mematikannya saat masih aktif bermain. Saat ini Antonio Conte menjadi pelatih dan menjadi salah satu pelatih yang sukses dalam melatih klub yang diasuhnya.

2. Zinedine Zidane (Zizou)
Zinadine Zidane mungkin ditakdirkan berjodoh denganReal Madrid. Hanya bermodalkan melatih Real Madrid Castilla waktu itu diangkat menjadi pelatih tetap Real Madrid yang menggantikan Carlo Ancelloti dan seketika Zidane memberikan gelar UEFA Champions League selama 3 musim secara berturut turut.Pelatih berkepala plontos tersebut tentu mustahil disamai oleh pelatih – pelatih top Eropa pada era sekarang.

3. Ole Gunnar Solkjaer
The Baby Face Assasin julukan Solksjaer sewaktu aktif bermain, bermodal wajah imut Solksjaer memiliki insting pembunuh mengerikan saat didepan gawang lawan. Selama membela Manchester United Solksjaer dapat meraih belasan trofi mayor yang sudah didapatkannya. Sebagai pelatih dia masih dikatakan sebagai pelatih hijau belum teruji pada level tertinggi, namun banyak yang meyakini jika Solksjaer adalah orang yang tepat untuk Manchester United sekarang.

4. Pep Guardiola
Pep Guardiola merupakan pemain juga pelatih paling sukses sepanjang masa. Saat muda Guardiola sudah bergelimang trofi bergengsi
jadi tidak mengherankan kalau mantan gelandang Barcelona era 90an ini begitu jenius setelah menjadi pelatih
Manchester City sekarang.

5. Carlo Ancelloti
Ancelloti merupakan si jenius begitulah ucapan para pemain pada eranya. Menghabiskan hampir semua karirnya di Italia Ancelloti muda menjadi gambaran gelandang hebat. Menjadi pelatih AC Milan pada periode 2000an Ancelloti sukses memenangi semua kejuaraan mulai dari piala domestik hingga Eropa.

6.Diego Simione
Ciri khas Simione keras, tempramental, juga suka memprovokasi lawan, Inter Milan dan Athletico Madrid yang beruntung memiliki gelandang Timnas Argentina pada era 90an. Prestasi Simione saat menjadi pelatih bisa dikatakan brillian, berhasil mengubah Athletico Madrid yang dulu hanya tim papan tengah menjadi penantang gelar tiap musim serta pada musim 20013/2014 Simione berhasil menjuarai La Liga.

Banjir Gol, PSS Sleman Melumat Tira Persikabo 5-2

PSS Sleman berhasil melumat Tira Persikabo pada pertandingan terakhir laga Liga 1 2019. Bermain di Stadion Maguwoharjo, Minggu(22/12), pasukan Super Elang Jawa menang telak 5-2.

Banjir Gol, PSS Sleman Melumat Tira Persikabo 5-2
Banjir Gol, PSS Sleman Melumat Tira Persikabo 5-2

PSS telah unggul lebih dulu pada awal babak pertama. Irkham Zahrul Mila yang berhasil memecahkan kebuntuan melalui tendangan keras dari dalam kotak penalti Tira Persikabo pada menit ke-3.

Setelah gol pertama, PSS juga tidak mengendurkan serangan. Pasukan yang dilatih oleh Seto Nurdiyantoro itu lalu menggandakan kemenangan melalui gol Kushedya Hari Yudo pada menit ke-32.

Setelah enam menit kemudian, gol ketiga untuk PSS berhasil dibuat, dan kali ini yang membuat gol adalah pemain muda Ocvian Chanigio melalui tendangan keras kaki kiri yang mengarah pada pojok gawang Tira Persikabo.

Enam menit menjelang pertandingan selesai, PSS kembali mebuat gol keempat. Kushedya Hari Yudo berhasil membuat gol keduanya setelah memanfaatkan bola kekacauan di depan gawang Tira Persikabo.

Pihak Tira Persikabo sebenarnya bukan tanpa perlawanan. Tetapi karena cekatannya pertahanan PSS, serangan mereka melalui Ciro Alves berhasil dicegah. Sampai babak pertama selesai keadaan 4-0 untuk PSS tetap bertahan.

Pada babak kedua, Tira Persikabo sukses memperkecil keadaan pada menit ke-51. Khurshed Beknazarov berhasil membuat gol pada timnya.

Gol pertama itu berhasil membuat semangat Tira Persikabo. Pasukan Laskar Padjajaran lalu sukses mencetak gol kedua menjelang laga selesai dicetak oleh Khurshed Beknazarov melalui titik putih di menit ke-88.

Memasuki perpanjangan waktu, PSS kembali menbuat gol kelima kalinya. Sekarang giliran pemain muda mereka Arsyad Ramadhan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 5-2.

Dengan hasil tersebut, PSS Sleman sekarang berhasil berada di posisi delapan dengan mengoleksi 48 poin pada klasemen akhir Liga 1 2019. Sementara kekalahan ini membuat Tira Persikabo berada di posisi ke-15.

Berikut susunan pemain kedua tim:

PSS: Ega Rizky Pramana, Bagus Nirwanto, Asyraq Gufran, Dave Mustaine, Yudi Purwoko, Samuel Christianson, Irkham Zahrul Mila, Guilherme Batata, Ocvian Chaniago, Yevhen Bokhashvili, Kushedya Hari Yudo.

Cadangan: Jajang Sukmara, Try Hamdani Goentara, Jepri Kurniawan, Ardan Aras, Wahyu Sukarta, Rangga Muslim, Arsyad Yusgiantoro.

Pelatih: Seto Nurdiyantoro

TIRA Persikabo: Andy Setyo, Syahrul Trisna Fadillah, Rifad Marasabessy, Khurshed Beknazarov, Ciro Alves, Munadi, Vava Mario Yagalo, Rezky Ikhwan, Osas Saha, Prisca Womsiwor, Roni Sugeng.

Cadangan: Derry Herlangga, Teguh Amiruddin, M Kasim Slamat, Herwin Tri Saputra, Ryan Kurnia, Tanjung Sugiarto, Sansan Fauzi.

Pelatih: Igor Kriushenko